Sukses M. Basri, pelatih Persela Lamongan, membawa tim berjuluk Laskar Joko Tingkir lolos ke Liga Super, membuat manajemen tim tetap mempercayai M. Basri sebagai arsitek Persela pada kompetisi Liga Super 2008.
Selain tetap mempertahankan M. Basri sebagai pelatih, Abdul Majid, Manajer Persela, mengungkapkan bahwa menejemen tim juga sudah memutuskan untuk mempertahankan 13 pemain lokal dan satu pemain asingnya Marcio de Souza. Sisanya sedang diseleksi dan kini dalam tahap negosiasi nilai kontrak dan gaji.
“Saat ini tahap seleksi pemain sudah hampir mencapai 80 %, termasuk tiga pemain asing kami yang sudah sepakat dengan nilai kontrak dan gaji. Saat ini kami sedang mencari dua pemain asing lagi untuk posisi gelandang dan striker,” kata Abdul Majid kepada antvsports.
Abdul Majid menuturkan, sejumlah pemain buruannya telah menandatangani kontrak. Mereka diantaranya Dicky Firasat (Persib), M. Andik Ardiansyah dan Tommy Rifka Putra (Pelita Purwakarta). Sedangkan pemain asing yang tinggal teken kontrak adalah Alexander Robinson (Persekabpas) dan Fabiano Rosa Deltrame (Persmin).
Setelah tahap seleksi pemain ini selesai, Abdul Majid juga mengatakan para pemain sudah harus kumpul dan mulai melakukan latihan pada awal April mendatang guna persiapan jelang Liga Super. (Krisminarti)
Persela Official Website
05 Maret 2008
Persela Cari Dua Pemain Asing
Sekilas tentang Persela Lamongan
PERSELA
Mentas di Divisi Utama Liga Indonesia (LI) mulai musim 2004, prestasi Persela Lamongan terbilang datar-datar saja. Tak kokohnya pondasi permainan dan mental bertanding jadi penyebab utama. Berdiri sejak 18 April 1967, Persela lebih banyak berkutat di Divisi II dan Divisi I. Sukses promosi ke Divisi Utama lewat partai playoff di Stadion Manahan, Solo pada penghujung tahun 2003 adalah prestasi tertinggi Laskar Joko Tingkir. Lantaran itulah mental dan karakter mereka bersaing di pentas Divisi Utama LI 2007 belum matang. Kami memang tim kecil yang sedang dalam tarap berkembang. Perlahan, kami telah membuktikan diri pantas bersaing dengan tim-tim besar yang sudah karatan. Grafik penampilan kami selama tiga musim bisa dijadikan rujukan, kata H. Masfuk, Ketua Umum Persela sekaligus walikota Lamongan. Debut Persela di Divisi Utama memang kurang menjanjikan. Di LI 2004, mereka terkunci di posisi 12 klasamen akhir dari 18 kontestan. Tapi, itu tak membuat Purwanto dan kawan-kawan merasa minder. Di musim kedua prestasi mereka melonjak empat dijit dengan nongkrong di peringkat kedelapan klasamen Wilayah Timur. Musim lalu, bahkan Persela nyaris lolos ke 8 Besar. Sial, di putaran akhir mereka terpental dan harus puas terkunci di peringkat keenam klasamen akhir. Musim ini, grafik penampilan kami harus lebih baik lagi. Kami ingin masuk 4 Besar klasamen untuk memastikan tiket ke 8 Besar LI 2007, tandas M. Basri, pelatih Persela. Tapi, ambisi Persela tak mudah diwujudkan. Maklum, di LI 2007 mereka akan bertarung di Wilayah Barat yang terbilang ketat. Persela harus bersaing dengan Persik Kediri, Persija Jakarta, PSIS Semarang, PSMS Medan, Persib Bandung dan Persita Tangerang untuk menerobos ke 4 Besar Wilayah. Bila mental kurang kuat, bisa jadi Persela malah sekarat. Segala sesuatunya butuh proses dan kami sedang melakoninya. Terpenting, semua komponen yang ada solid dan kompak. Karena itulah yang jadi modal utama Persela, sebut H. Fadely, asisten manajer Persela. Dengan modal biaya Rp 14 miliar yang disetorkan Pemerintah Kabupaten Lamongan, Persela optimistis target menembus 4 Besar klasamen bisa terwujud. Kami harus percaya dengan kemampuan sendiri. Materi tim Persela memang tak semegah kontestan lainnya. Tapi, itu bukan alasan kami akan mudah dijinakkan. Persela hadir untuk membalikkan ramalan. Grafik penampilan kami selama tiga musim bisa dijadikan perangsang, ujar Purwanto, bomber Persela.*mal
Data klub
Berdiri: 18 April 1967
Julukan: Laskar Joko Tingkir
Alamat: Jl. KH. Ahmad Dahlan No 41, Lamongan Telepon: (0322) 314032, 322448, 7723434 Faksimile: (0322) 312092
Ketua Umum: H. Masfuk Manajer: H. Masfuk
Asisten manajer: H. Fadeli
Pelatih: M. Basri
Asisten pelatih: Agus Yuwono
Stadion: Surajaya, Lamongan
Kapasitas: 12.500
Suporter: LA Mania
Prestasi
LI 1994/1995: Divisi II
LI 1995/1996: Divisi II
LI 1996/1997: Divisi II
LI 1997/1998: Kompetisi Terhenti
LI 1998/1999: Divisi II
LI 1999/2000: Divisi II
LI 2001: Divisi II (Promosi ke Divisi I)
LI 2002: Peringkat 3 dari 7 tim Grup 2 Divisi I
LI 2003: Promosi ke Divisi Utama
LI 2004: Peringkat 12
LI 2005: Peringkat 8 Wilayah Timur LI 2006: Peringkat 6 Wilayah Timur
LI 2006: Papan Atas Wilayah Barat
LI 2007: Zona Superliga
