14 Oktober 2008

Pesta Gol, Tebus Kegagalan


Persela 5vPKT 0 (PEKAN KE-15)

Kemenangan yang ditunggu-tunggu Persela Lamongan tiba. Tidak tanggung-tanggung, Laskar Joko Tingkir (julukan Persela) menggunduli PKT Bontang lima gol tanpa balas (2-0) di Stadion Surajaya, Lamongan, tadi malam (13/10).

Itu adalah kemenangan terbesar yang berhasil dibukukan tim pujaan LA Mania (sebutan suporter Persela) tersebut. Marcio Souza menjadi bintang kemenangan Persela. Bomber asal Brazil itu menciptakan hat-trick masing-masing pada menit ke-16, 84, dan 90. Dua gol tambahan Persela diceploskan Epalla Jordan pada menit ke-13 serta Tomy Rifka (57').

"Kemenangan ini sebagai penebus atas kegagalan tur kami di Papua. Anak-anak ternyata tidak terpengaruh dengan dua kekalahan tersebut. Selain itu, kemenangan ini kembali mengembalikan catatan apik stadion ini," kata M. Basri, pelatih Persela, sesudah pertandingan.

Keangkeran Stadion Surajaya memang sempat ternoda. Itu terjadi saat Marcio dkk ditahan imbang Arema Malang dengan skor 2-2 (27/9). Itulah kali pertama Persela gagal meraih poin penuh selama bertanding di kandang pada ISL musim ini. Bahkan, saat itu Persela nyaris menelan kekalahan pertama. Sebab, hingga menit ke-87, mereka masih tertinggal 1-2. Namun, gol Dicky Firasat pada menit ke-87 berhasil menyamakan kedudukan.

Tak hanya itu, Persela babak belur di dua laga terakhirnya. Yakni, dikandaskan Persipura Jayapura (6/10) serta Persiwa Wamena (9/10) masing-masing dengan skor 0-2.

"Saya tidak menyangka anak-anak akan menang besar melawan PKT. Pada 30 menit pertama, anak-anak terlihat loyo. Maklum, recovery kami setelah tur Papua memang hanya sehari. Untungnya, kami sudah unggul dua gol," papar mantan pelatih timnas senior tersebut.

Sementara itu, PKT hanya bisa meratapi kegagalan kemarin. Jika Persela sanggup membukukan kemenangan terbesar, bagi PKT, kekalahan kemarin adalah yang terbesar musim ini. Kekalahan tersebut sekaligus membuat pelatih PKT Mustaqim terpojok.

"Kami akui, Persela tampil luar biasa. Anak-anak kalah segalanya. Kami akan melakukan evaluasi terhadap pemain sebelum melawan Persija Jakarta di laga selanjutnya. Kami menerima kekalahan ini," ujar Mansur, asisten pelatih PKT.

Bagi Persela, kemenangan tersebut mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara. Kini Laskar Joko Tingkir menghuni tiga besar dengan donasi 26 poin. Mereka ditempel ketat Persija yang juga melonjak ke urutan keempat berkat kemenangan 2-1 atas Persiba Balikpapan tadi malam.

Bukan hanya Persela yang berpesta. Marcio Souza pun bersukacita. Tiga golnya kemarin membuatnya nangkring sebagai top scorer sementara. Kini bomber 27 tahun tersebut mengoleksi 12 gol. Dia menggeser Christian Gonzales (Persik Kediri) yang mengumpulkan satu gol lebih sedikit.

"Sebenarnya, saya tidak berniat untuk menjadi top scorer. Saya sering mengalami kesulitan untuk mencetak gol. Tim ini jarang turun dengan kekuatan penuh. Tapi, saya akan berusaha terus mencetak gol," tandas Marcio.

Pertandingan menjurus kasar di menit terakhir. Wasit pun mengeluarkan dua kartu merah. Pada menit ke-87, gelandang Persela Alex Robinson harus meninggalkan lapangan. Kartu merah diberikan setelah mantan pemain Persekabpas Kab Pasuruan itu terlihat menyikut salah seorang pemain PKT.

Semenit berselang, giliran Laskar Bukit Tursina (julukan PKT) yang kehilangan pemain. Gelandang Tria Budi harus keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Sebelumnya, dia sudah mengantongi kartu kuning pada menit ke-20.

"Kini kami fokus menghadapi Persiba. Semoga anak-anak bisa menjaga momentum ini. Kompetisi masih panjang. Kami harus tetap fokus menghadapi musuh-musuh," tutur Basri. (ru/idi/jpnn/diq)