17 Mei 2009

Persela Lakukan Penghematan














DICORET: Deny Tarkas ketika masih menjadfi pemain inti.



Mensiasati laga away melawan Persita Tangerang dan Persijap Jepara Persela Lamongan tidak ingin berat di ongkos dengan melakukan perjalanan dua kali pulang pergi (PP). Manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu memutuskan lawatan away itu dilakuakan hanya sekali.

“ manajemen juga sudah membicarakan dengan pelatih untuk mengantisiapsi dua laga lawatan ini. Untuk dua laga tandang ini. Kami memutuskan satu paket,” kata Bendahara Persela Yurohnur.

Laga Persela dijamu Persita pada 21 Mei nanti dilangsungkan di stadion Siliwangi, Bandung. Sementara laga Persela dijamu Persijap empat hari berikutnya di stadion Bumi Kartini Jepara. Karena jarak anatara Bandung dan Jepara lebih dekat daripada Bandung-Lamongan, manajemen tim Persela memutuskan tur itu dalam satu keberangkatan.

“Selain bertanding melawan Persita, Persela tidak perlu pulang ke Lamongan. Melainkan langsung menuju Jepara. Dan itu dilakukan pagi hari langsung setelah bertanding lawan Persita,” katanya.

Keputusan ini dinilai sangat tepat sebab, pasca melawan Persita. Pemain Persela hanya memiliki waktu recovery terbatas. “Kita memanfaatkan waktu recovery di Jepara saja,” tambahanya.

Sementara itu, Persela direncanakan berangkat ke bandung besok. Hari ini para pemain masih menjalani latihan di stadion Surajaya LamonganBersama Edgar, dan John Scarlet, ketiganya tidak lagi membela Persela.

09 April 2009

WIDODO GANTIKAN BASRI

- Mantan asisten pelatih tim Nasional PSSI, Widodo Cahyono Putra, resmi dikontrak sebagai pelatih Persela Lamongan. Dia ditunjuk menggantikan posisi M Basri yang dilengserkan.

Pengumuman pergantian pelatih itu disampaikan Ketua Umum Persela yang juga Bupati Lamongan, Masfuk, Senin (30/3). Penetapan Widodo dilakukan melalui pertemuan pengurus dan ofisial tim beberapa hari lalu. Bahkan, Basri yang merekomendasikan mantan pemain timnas itu kepada pengurus untuk menangani Persela hingga akhir musim ini.

Tanpa menyebut nama, Masfuk mengakui, ada beberapa nama pelatih asing dan lokal yang sebelumnya sempat masuk daftar untuk menggantikan posisi Basri.

"Pergantian struktur pelatih ini, untuk memperkuat manajemen tim sekaligus mendongkrak kembali prestasi Persela pada sisa kompetisi," kata Masfuk menjelaskan.

Pada Liga Super musim pertama ini, Masfuk menargetkan Persela bisa memperbaiki prestasi yang diraih saat kompetisi Liga Indonesia musim sebelumnya, yang berakhir di peringkat keenam.

Dengan pengalaman segudang yang dimiliki Widodo sebagai pemain maupun asisten pelatih timnas, Masfuk optimistis, Persela kembali mampu memperbaiki penampilannya pada 11 laga tersisa di kompetisi musim ini.

"Apalagi Widodo lulusan terbaik dari kursus kepelatihan Lisensi A yang diselenggarakan AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) beberapa waktu lalu. Tenaga dan pikirannya akan sangat membantu tim ini," katanya menambahkan.

"Sementara ini, Widodo dikontrak hingga akhir musim. Tapi kalau memang prestasinya bagus, kelanjutannya akan dibicarakan lagi," kata Masfuk tanpa menyebut nilai kontrak Widodo.

Ia menambahkan, Basri yang telah bergabung di Persela sejak musim 2007, juga tidak langsung didepak. Mantan pelatih PSM Makassar itu masih diberi kepercayaan menjadi penasehat teknis, baik di tim senior maupun junior (U-21).

Namun, sejumlah sumber menyebutkan, pelengseran Basri ini tidak lepas dari performa buruk yang dialami "Laskar Joko Tingkir" selama putaran kedua Liga Super.

Dari enam laga terakhir yang sudah dimainkan, Marcio Souza dan kawan-kawan hanya mampu meraih satu kemenangan, sekali seri serta empat kali kalah. Alhasil, Persela yang pada putaran pertama sempat bertengger di papan atas klasemen sementara, kini melorot ke posisi sembilan atau papan tengah dengan poin 39.

Widodo mengaku, sebelum menerima tawaran sebagai pelatih Persela, dirinya sempat mendapat tawaran dari sejumlah klub Liga Super maupun divisi utama.

"Tapi saat itu saya masih pikir-pikir. Tapi begitu tugas saya sebagai asisten pelatih timnas berakhir dengan turunnya surat dari PSSI beberapa hari lalu, saya langsung terima tawaran melatih Persela. Alasan utamanya karena tim ini punya manajemen bagus dan materi pemain yang cukup bersaing," katanya.

Mantan penyerang Petrokimia Putra Gresik ini berjanji, akan mengeluarkan segala kemampuannya untuk mendongkrak prestasi Persela pada kompetisi musim ini.

"Saya tetap optimistis, Persela bisa beranjak lagi ke papan atas. Tapi semua membutuhkan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, terutama pemain dan manajemen tim," katanya menegaskan.

07 Januari 2009

Charlie Resmi Teken Kontrak

LAMONGAN - Persela Lamongan resmi merekrut Carlos Raul Sucati. Kemarin (7/1), striker asal Argentina yang akrab disapa Charlie itu menandatangani kontrak di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini.

Penandatanganan kontrak itu menjadi kado ultah Charlie yang kemarin genap berusia 23 tahun. ''Ya, hari ini (kemarin, Red) umur saya 23 tahun. Semoga hari ulang tahun dengan tanda tangan kontrak akan membawa saya dan Persela lebih bagus. Ini kado ulang tahun saya,'' tuturnya.

Dengan bergabungnya Charlie berarti tuntas sudah perburuan pemain yang dilakukan kesebelasan kebanggaan warga Lamongan ini. Sebelumnya, Persela sempat kesulitan mencari striker sebagai pengganti Epala Jordan yang diputus kontraknya di tengah kompetisi Indonesia Super League (ISL). Beberapa pemain seleksi yang didatangkan tak memenuhi selera pelatih M. Basri.

''Ternyata banyak pemain yang mengaku senang dengan kehadiran Charlie. Selain orangnya ramah juga tidak terlalu egois. Artinya di dalam tim dia mau bekerja sama dengan baik,'' kata Basri usai latihan di Stadion Surajaya Lamongan kemarin sore.

Ujian perdana akan dihadapi Charlie ketika Persela berlaga di Copa Indonesia melawan Persema Malang pada 18 Januari nanti di Stadion Surajaya Lamongan. Striker asing yang nantinya mengenakan kostum bernomor punggung sembilan itu dipastikan bisa diturunkan karena administrasinya beres.

''Sebab, sebelumnya dia kan bermain di Jepara (Persijap). Jadi, sudah pasti izin tinggal dan berbagai persyaratan administrasi sudah ada,'' kata Bendahara Persela Yuhronur.

Dengan demikian, Persela merekrut dua pemain sebelum putaran kedua ISL digulirkan. Sebelum merekrut Charlie, Persela juga mengikat Komad Suharto, mantan pemain Gresik United yang pernah memperkuat timnas Sea Games 2006. (idi)